Penyusunan RPS berorientasi KKNI Prodi S1 Keperawatan

Mataram 31 Agustus 2019 – Program Studi S1 Keperawatan STIKES Yarsi Mataram baru-baru ini menyelenggarakan workshop untuk Dosen di lingkungan stikes Yarsi Mataram selama dua hari pada tanggal 29-30 Agustus 2019 di Ruang Anaba Yarsi Mataram.

Workshop ini mengangkat tema Penyusunan RPS Berbasis  KKNI dan Pembelajaran Daring.  Workshop diikuti oleh semua Dosen Prodi S1 Keperawatan, Dosen Departement dan dihadiri oleh Ketua STIKES Yarsi Mataran, Wakil Ketua 1 bidang Akademik serta  Narasumber dari LPMI STIKES YARSI MATARAM.

Acara yang  buka oleh Ketua STIKES Yarsi Mataram H. Zulkahfi, Ns,. M. Kes menyampaikan bahwa Dosen harus Mampu menyusun Rencana Pembelajaran sesuai dengan perkembangan Tekhnologi saat ini dan didasarkan pada nilai2 islami sehingga pada semester ini perlu  dikembangkan program pengembangan Sofskill berupa Peningkatan Bahasa Ingris dan Jepang dan juga Pengembangan Alquran setiap pagi hari selain program Iqro' dan Shalat dhuha yang sudah berlangsung.  Dalam kesempatan lain bapak Sopian Halid,. Ns,. M. Kes selaku Wakil ketua 1 bidang akademik menyampaikan bahwa kebijakan pembelajaran berorientasi kepada KKNI dengan desain pembelajaran sesuai dengan revolusi industri 4.0, Dosen diminta untuk menggunakan pembelajaran daring sebagai bentuk pembelajaran yang tepat  sehingga calon mahasiswa dari luar daerah juga bisa bergabung tanpa harus meninggalkan tempat kerjanya. Kegiatan yang dimoderatori oleh Irwan Hadi,. Ns,. M. Kep selaku Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan jenjang S1.

Ketua LPMI Ibu Misroh Mulianingsih,.Ns, .MPH mengawali paparannya menyampaikan bahwa program studi harus mampu  melebihi standart nasional perguruan tinggi (SNDIKTI) sehingga nilai akreditasi program studi bisa unggul.  
Untuk mencapai program studi unggul diperlukan upaya dan rencana operasional yang jelas dan terukur salah satunya melalui proses penyusunan Rancangan pembelajaran Semester meliputi  isi, proses dan hasil pembelajaran sesuai dengan capain pemebelajaran lulusan yang telah disepakati.  

“Oleh karena itu Penjamin mutu berperan sangat penting  untuk memonitoring dan evaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan dan sangat baik dimulai  dengan langkah workshop penyusunan RPS tsb,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua program Studi Ilmu Keperawatan Irwan Hadi,. Ns,. M. Kep menyampaikan bahwa Program studi akan mengembangkan pembelajaran berbasis Daring dan didasarkan pada  capaian pemebelajaran Lulusan sehingga lulusan STIKES YARSI MATARAM Siap Bekerja bukan Siap Dilatih, dalam workshop tersebut diharapkan dimulai dari mendesain pembelajaran yang efektif dan efisien, melakukan pengembangan metode pembelajaran  yang terintegrasi dengan pengabdian dan penelitian dan menerapkan sistem penilaian yang transparan, otentik dan edukatif.

“pada era revolusi industri 4.0 dan berorientasi pada KKNI dosen bukan lagi hanya dengan mengajar tatap muka saja tapi bisa dengan sistem daring sehingga mahasiswa bisa lebih bisa berinovasi dan kreasi dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan” jelas dia.

Serangkaian acara ini juga disertai dengan peninjauan bahan kajian dalam peningkatan uji kompetensi dengan mengundang perwakilan masing2 departemen antara lain Departemen Keperawatan dasar dan Dasar Keperawatan,  Departemen Maternitas Anak, Departement Medikan bedah Gadar dan Kritis dan Departemen Jiwa Dan Komunitas.  
Dalam acara ini dilakukan pemaparan materi ajar yang didasarkan pada uji kompetensi sehingga persiapan uji kompetensi dimulai pada tahap akademik bukan saja pada tahap profesi saja.  Sehingga kelulusan uji kompetensi di STIKES YARSI MATARAM mencapai angka kelulusan 100%.

Workshop ini berjalan dengan lancar dan antusias yang tinggi dari para peserta workshop yang diikuti oleh Dosen S1 Keperawatan dan perwakilan Departement , kemudian diakhiri dengan foto bersama dengan narasumber.  

Penulis  : Irwan Hadi,  Redkatur :……………….